Friday, September 16, 2011

Manfaat Dari Berjalan Kaki


Berolah raga dapat menjaga kondisi tubuh agar selalu tetap sehat dan bugar. Kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk berolah raga. Ada cara yang paling mudah dan tidak mengeluarkan biaya yang begitu besar yaitu berjalan kaki.Ternyata berjalan kaki setiap hari selama 45 menit dapat menyehatkan dan membuat badan menjadi bugar. Oleh karena itu anda harus bisa meluangkan waktu untuk berjalan kaki di tengah rutinitas dan kesibukan sehari-hari.


Ada beberapa manfaat dalam Berjalan Kaki,Diantaranya :

1. Dapat mengurangi resiko terserang Penyakit Jantung dan Stroke.
Berjalan kaki dapat meningkatkan sirkulasi darah, Hal ini juga mampu membantu dalam meningkatkan kemampuan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat darah (LDL).

2. Meningkatkan Otak
Melakukan latihan atau olah raga dapat membantu meningkaktkan fisik, mental dan kewaspadaan. Berjalan kaki selama 30-45 menit dapat membantu mempertajam kemampuan mental.

3. Mempertahankan gula darah
Berjalan kaki dapat membantu pendrita Diabetes mengontrol kadar gula darah. misal, berjala selama 15 menit sesudah makan dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

4.Menambah semangat
Berjalan kaki dapat menambah semangat, menyenagkan suasana hati, dan menghilangkan Stress. Orang yang sering meluangkan waktu berjalan kaki dapat mengurangi tingkat Stress dibanding oarng yang terlalu sering duduk.

5. Mengurangi Berisiko Kanker
Berjalan dapat mengurangi dan membantu dalam mengurangi resiko terserang berbagai jenis penyakit Kanker.

6. Menjaga postur tubuh
Orang yang ingin menurunkan berat badan, berjalan merupakan latihan yang bisa membantu menjaga berat badan atau postur tubuh. Karena berjalan mampu membakar lemak jauh lebih banyak di bandingkan Aerobik.

7. Berjalan dapat membuat awet muda
berjalan kaki dapat membuat kita terlihat Awet muda, karena berjalan akan membatu sel-sel di dalam tubuh kita mudah mendapatkan oksigen terutama kulit. Menurut penelitian bahwa pembuluh darah perempuan berusia 60 tahun ternyata bisa sama sehatnya dengan yang berusia26 tahun apabila sering dan rutin berjalan kaki.

Tuesday, September 13, 2011

MIKROBIOLOGI

MIKROBIOLOGI
adalah ilmu yang mempelajari tentang mikroorganisme.

MIKRO-ORGANISME
ada yang bersifat patogen dan non patogen.

JENIS-JENIS MIKRO-ORGANISME
- VIRUS
- RICKETTSIA
- MYCOPLASMA
- FUNGI / JAMUR
- PROTOZOA
- BAKTERI

VIRUS
berkembang biak pada sel hidup.
terdiri 1 molekul asam nukleat.
hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.
ukuran lebih kecil dari bakteri.

RICKETTSIA
besarnya antara virus dan bakteri.
berkembang biak pada sel hidup.
ditularkan melalui gigitan vektor.

MYCOPLASMA
besarnya antara bakteri dan jamur.
bentuknya tidak teratur dan tidak ada dinding sel.
dapat berkembang biak pada media agar.

FUNGI / JAMUR
merupakan tanaman non klorofil.
hidup sebagai parasit.
berkembang biak melalui spora.
bentuknya seperti filamen atau benang-benang.

PROTOZOA
hewan terdiri satu sel.
hidup sebagai parasit.
bentuknya bermacam-macam.

BAKTERI
ukurannya lebih besar dari virus.
berkembang biak dan hidup pada sel hidup.
dapat dipisahkan melalui filter bakteri.
ditemukan Robert Koch yaitu Mycobacterium tuberculosis.
di dalam tubuh terdapat bakteri yang tidak menyebankan penyakit dan membantu proses pencernaan makanan dan terletak di usus halus yaitu Lactobacillus dan Escherechia Coli.


Semoga Bermanfaat...

ISTILAH ISTILAH DALAM DUNIA FARMASI

FARMASI
adalah cara membuat - memformulasikan - menyimpan dan menyediakan obat.

OBAT
adalah zat yang dapat berasal dari tumbuhan, hewan, mineral maupun sintesis yang dapat memberikan efek pencegahan - diagnosis maupun pengobatan.

AEROSOL
adalah sediaan yang dikemas dibawah tekanan, mengandung zat aktif terapetik yang dilepas pada saat sistem katup yang sesuai ditekan.

KAPSUL
adalah sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut.

TABLET
adalah suatu sediaan padat mengandung bahan obat dengan bahan pengisinya.

KAPLET
adalah tablet yang berbentuk kapsul.

KRIM
adalah bentuk sediaan setengah padat mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai.

EMULSI
adalah suatu sistem dua fase yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lain dalam bentuk tetesan kecil.

EKSTRAK
adalah sediaan pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat aktif dari simplisia nabati atau hewani.

GEL
adalah sistem semi padat terdiri dari suspensi yang dibuat dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organik yang besar, terpenetrasi oleh suatu cairan.

INFUS
adalah sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia nabati dengan air pada suhu 90 derajat selama 15 menit.

INJEKSI
adalah sediaan yang digunakan untuk pemberian secara parenteral.

PASTA
adalah sediaan yang semipadat yang mengandung satu atau lebih bahan obat yang ditujukan untuk pemakaian topikal.

SERBUK / PULVIS
adalah campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan untuk pemakaian oral atau pemakaian luar.

PLESTER
adalah bahan yang digunakan untuk pemakaian luar terbuat dari bahan yang dapat melekat pada kulit dan menempel pada pembalut.

LARUTAN
adalah sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat terlarut.

SUPPOSITORIA
adalah sediaan padat dalam berbagai bobot dan bentuk yang diberikan melalui rektal, vagina atau uretra.

SUSPENSI
adalah sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut yang terdispersi dalam fase cair.

SALEP
adalah sediaan setengah padat ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir.

Semoga bermanfa'at...

FARMAKOLOGI UMUM

OBAT
adalah zat kimia dari makhluk hidup untuk pencegahan, diagnosis, maupun pengobatan.

FARMAKOLOGI 
adalah pengetahuan tentang sejarah, sumber, sifat kimia dan fisik, komponen, efek fisiologi dan biokimia, mekanisme kerja, ADME dan penggunaan obat.

FARMASI
yaitu bidang yang mempelajari cara membuat, memformulasikan, menyimpan dan menyediakan obat.

FARMAKOLOGI KLINIK
adalah cabang ilmu FARMAKOLOGI  yang mempelajari efek obat pada manusia.

FARMAKODINAMIK
yaitu mempelajari efek obat terhadap fisiologi dan biokimia berbagai organ tubuh serta mekanisme kerjanya.

Thursday, June 9, 2011

Redakan Sakit Kepala Tanpa Obat

Anda sering diganggu oleh sakit kepalayang tidak tertahankan? Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab, diantaranya stres atau perut yang sedang tidak bersahabat. Kerap kali Anda butuh solusi, namun segan terus-terusan minum obat pereda sakit kepala yang dijual bebas.
Untuk itu, Anda bisa mencoba beberapa cara berikut ini, agar bisa meredakan sakit dan segera kembali beraktivitas.
Teknik rileksasi
Mengambil nafas mendalam beberapa kali dan melakukan peregangan di area leher dan bahu dapat merilekskan otot yang kaku, yang berkontribusi pada sakit kepala. Sheena Aurora, MD, direktur Swedish Headache Center, di Seattle, menganjurkan solusi ini untuk meredakan sakit kepala yang terjadi karena Anda sedang stres. Selain itu, peregangan tubuh juga dapat memperbaiki postur tubuh yang buruk, yang juga merupakan salah satu penyebab sakit kepala.
Terapi panas atau dingin
Sensasi panas atau dingin cocok bagi jenis sakit kepala yang sifatnya ringan (bukan migren). Caranya mudah, Anda hanya perlu menempelkan kompres panas atau dingin (sekarang tersedia dalam kemasan praktis dan bisa dibeli di apotek retail) di bagian yang terasa sakit, lalu biarkan selama 15 menit.
"Pilihan kompres panas atau dingin itu tergantung pada preferensi Anda," kata Jason Rosenberg, MD, direktur Johns Hopkins Headache Center, Bayview, Baltimore. Para ahli masih belum menemukan mengapa terapi ini bisa efektif, namun diduga kompres dingin dapat memperlambat aliran darah dan mengurangi inflamasi. Sementara, kompres panas meningkatkan aliran darah dan meredakan nyeri.
Minum kopi
Untuk sakit kepala skala ringan, menyesap kopi yang mengandung kafein bisa jadi "obat" yang manjur. Kafein dapat menghambat adenosine, sejenis neurotransmiter yang dapat menyebabkan pembuluh darah melebar dan menciptakan tekanan. Minum minuman mengandung kafein sesaat setelah sakit kepala datang dapat membantu meredakan rasa nyeri. Namun, sayangnya ini hanya berlaku bagi mereka yang jarang minum kopi, atau konsumsinya tidak lebih dari 1 cangkir sehari. Bila Anda memang peminum kopi berat, bisa jadi "obat" ini kurang responsif.
Teh peppermint
Sakit kepala datang bersama dengan perut yang tidak nyaman? Minum saja teh peppermint untuk meredakannya.
"Peppermint terbukti dapat meredakan ketegangan di saluran gastrointestinal, sekaligus meredakan gejala sakit kepala," kata Audrey L. Halpern, MD, direktur Manhattan Center for Headache and Neurology.
Selain itu, perubahan neurokimia di otak akibat serangan sakit kepala juga dapat memengaruhi bagian otak yang menciptakan rasa mual, lanjut Halpern. Nah, teh peppermint akan juga membantu meredakan rasa tidak nyaman itu. Penting: Bila Anda sedang hamil, sebaiknya tidak mengonsumsi peppermint tanpa berkonsultasi dengan dokter.
tribunnews.com

Wednesday, March 23, 2011

Deteksi Risiko Stroke dari Gigi

Metrotvnews.com, Jakarta: Infeksi atau peradangan gusi umumnya memicu kerusakan jaringan dan tulang pendukung gigi. Selain bikin gigi mudah tanggal, kerusakan jaringan gusi berperan memicu penyebaran bakteri. Ujung-ujungnya menyumbat pembuluh darah lalu berisiko stroke dan penyakit jantung.

Nah, Anda teratur membersihkan gigi benang gigi alias dental floss? Ternyata tindakan itu berharga untuk dilakukan. Bahkan, dipercaya mencegah risiko stroke dan penyakit jantung. Selain membersihkan, benang gigi membantu menyingkirkan bakteri yang memicu pertumbuhan plak dan karang gigi.

Berbagai studi mengungkap hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit jantung. Hasil menunjukkan akumulasi mikroorganisme dari radang gusi di arteri pasien dengan gangguan jantung. Tumpukan mikroorganisme kemudian memicu penyumbatan, merusak dinding arteri.

Dailymail mengungkap temuan Sharlin Ahmed dari Asosiasi Stroke, bakteri dalam mulut berkontribusi menyebabkan penyempitan dinding pembuluh darah. Itu memicu stroke.

"Bakteri dalam mulut juga bisa menyimpan lemak di arteri, yang dapat menyebabkan gumpalan darah dan dapat mengakibatkan stroke," jelas Ahmed.

Penelitian Universitas Hiroshima juga mengungkap yang memiliki jumlah gigi kurang dari 24 saat dewasa, 60 persen lebih mungkin menderita stroke.

"Kehilangan gigi mungkin berhubungan dengan stroke iskemik dan perdarahan," ungkap Mitsuyoshi Yoshida yang memimpin penelitian.

Penelitian melibatkan 358 pasien. Ditemukan pasien stroke usia 50-an dan 60-an memiliki jumlah gigi yang sudah tanggal lebih banyak dibandingkan pasien penyakit lain dalam kelompok usia sama.

Hasil analisis dari empat studi terpisah menunjukkan, yang hanya memiliki 24 gigi mengalami peningkatkan risiko stroke sebesar 57 persen ketimbang 25 gigi atau lebih. Analisis memperhitungkan berbagai faktor risiko pemicu stroke, seperti kebiasaan merokok, obesitas, dan penggunaan alkohol.